Senin, 10 September 2018

0 Inidia Manfaat yang di Dapat Jika Rumah Bersih

Inidia Manfaat yang di Dapat Jika Rumah Bersih

Membersihkan ruangan bukan hanya dapat membantu Anda mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan lebih cepat. Manfaatnya ternyata jauh lebih dari itu.

Sebuah survei baru menemukan, seberapa bersih rumah Anda dapat memengaruhi keadaan emosional dan mental. Selain itu, keadaan rumah yang bersih juga dapat membuat Anda lebih produktif dan mengurangi stres.

Laporan tersebut dirilis oleh Ketchum Global Research & Analytics berdasarkan permintaan dari Clorox dengan menyurvei 2.008 orang dewasa di seluruh Amerika Serikat.

Survei ini dimulai dari beberapa penelitian pihak ketiga yang hasilnya sangat mengerikan. Menurut sebuah jajak pendapat Gallup, 79 persen orang Amerika sering menderita stres.

Sedangkan 72 persen lainnya merasa kesepian. Sementara tingkat kebahagiaan tampaknya secara umum akan menurun.

Jajak pendapat Harris juga menemukan, AS turun ke nomor 19 dari nomor 3 pada peringkat World Happiness Index dalam rentang waktu hanya sembilan tahun.

Sementara temuan ini cukup menyedihkan, ada solusi mudahnya, yaitu pembersihan.

Terbukti, banyak kesengsaraan yang bisa diatasi dengan menyederhanakan ruang tamu rumah pribadi.

Laporan terbaru menemukan bahwa hanya berada di hadapan ruang bersih dapat memberi efek positif pada keadaan emosional dan mental Anda.

Dari ribuan orang yang disurvei, 72 persen melaporkan tidur lebih nyenyak di rumah yang bersih, 80 persen merasa lebih rileks, dan 60 persen merasa stres mereka telah berkurang.

Analisis biometrik selanjutnya menemukan, kebahagiaan peserta bertambah drastis setelah memasuki ruang bersih. Sebaliknya, semakin lama orang tinggal di tempat yang kotor, semakin tidak bahagia.

Sedangkan untuk orang-orang yang aktif berpartisipasi dalam pembersihan, ganjarannya bahkan lebih tinggi.

Inisiatif sosial atau dikenal sebagai kemauan untuk membantu orang lain dalam sebuah komunitas, umumnya terkait dengan tingkat empati yang tinggi.

Tingkat empati ini pun meningkat sebesar 64 persen seiring para peserta bertanggung jawab untuk pembersihan.

Mereka yang menikmati pembersihan menemukan kenaikan 25 persen dalam kebahagiaan, dan 57 persen peningkatan modal sosial.

Selain itu, ada alasan bagus mengapa Anda juga melibatkan anak-anak dalam membersihkan rumah.

Pasalnya, orang-orang yang membantu membersihkan di atau sekitar rumah ketika mereka masih muda, tingkat empatinya meningkat sebesar 64 persen, sedangkan tingkat inisiatif sosial meningkat sebesar 60 persen.

Rabu, 05 September 2018

0 3 Jenis Olahraga Harian yang Sebaiknya di Lakukan

3 Jenis Olahraga Harian yang Sebaiknya di Lakukan

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orang dewasa memerlukan setidaknya 150 menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang atau 75 menit aktivitas fisik intensitas tinggi setiap minggunya.

Meski terkesan makan banyak waktu, kita bisa menyiasati untuk mulai setiap hari dengan membagi waktunya menjadi sesi-sesi singkat. Dengan cara ini kita tidak perlu khawatir akan kehilangan manfaat olahraga.

Nah, bagi yang baru berencana untuk mulai rutin olahraga, atau bagi yang ingin mempertahankan rutinitas olahraganya, beberapa jenis olahraga dalam artikel ini mungkin bisa jadi pilihan untuk dilakukan setiap hari, secara bergantian.

Untuk mulai olahraga setiap hari, sebenarnya tidak perlu rencana yang muluk-muluk. Pada dasarnya, ada tiga jenis latihan yang bisa kita lakukan setiap hari untuk menjaga badan tetap fit.

1. Kardio

Kardio adalah jenis olahraga yang paling umum untuk membantu menurunkan berat badan, karena aktivitas ini sangat efektif dalam membakar lemak. Semakin tinggi intensitas kardio yang kita lakukan, maka semakin besar kalori yang akan terbakar.
Olahraga kardio berfungsi untuk menguatkan otot jantung. Bila otot jantung kuat, maka pembuluh darah dapat mengalirkan darah lebih banyak dan lebih cepat sehingga bisa memberi oksigen lebih banyak ke dalam sel otot. Hal inilah yang memungkinkan sel untuk membakar lemak lebih banyak selama olahraga dan saat istirahat.

Ada banyak pilihan olahraga kardio yang bisa kita coba, misalnya berenang, jalan cepat, jogging, aerobik, bersepeda, kick boxing, ataupun hanya sekadar naik turun tangga.

Pada intinya baik itu yang berefek rendah maupun tinggi, semua jenis olahraga kardio memiliki satu tujuan yang sama: membuat kita bergerak setiap hari. Lakukan olahraga kardio minimal 3 kali dalam seminggu dengan intesitas waktu latihan 30–45 menit per sesi.

2. Latihan kekuatan

Latihan kekuatan tidak hanya untuk binaragawan saja. Pasalnya, latihan satu ini juga penting dilakukan setiap orang dari berbagai usia.
Latihan kekuatan berfungsi untuk membangun dan mengencangkan otot sehingga bisa mendukung aktivitas sehari-hari. Beberapa pilihan latihan kekuatan yang bisa kita lakukan di rumah meliputi, sit-up, push-up, pull-up, squat, dan lunge.

Tidak hanya itu, angkat beban menggunakan barbel ataupun dumbbel juga bisa jadi pilihan lainnya dari latihan kekuatan.

Latihan kekuatan sebaiknya dilakukan secara bertahap agar tubuh bisa berdaptasi secara optimal. Lakukan latihan ini dua kali seminggu dengan jeda waktu minimal dua hari sebelum melakukan latihan kekuatan lagi.

Sebelum memulai sesi latihan ini, lakukan pemanasan terlebih dulu selama 5 sampai 10 menit agar terhindari dari risiko cedera.

3. Latihan fleksibilitas (kelenturan)

Selain dua latihan yang sudah disebutkan di atas, latihan fleksibilitas juga idealnya dimasukkan ke dalam rutinitas olahraga setiap hari.
Fleksibilitas alias kelenturan tubuh adalah bagian penting dari upaya menjaga kebugaran tubuh agar tetap berfungsi optimal.

Tubuh yang lentur juga dapat membantu kita mencegah cedera, dan bahkan berperan sebagai tameng pelindung dari berbagai kondisi menyulitkan, seperti arthritis dan penyakit serius lainnya.

Latihan fleksibilitas dilakukan agar otot-otot persendian tidak kaku dan dapat bergerak dengan leluasa tanpa adanya gangguan yang berati.

Biasanya, latihan fleksibilitas dilakukan saat kita melakukan stretching (peregangan) setelah berolahraga, entah itu kardio ataupun kekuatan.

Gerakan peregangan bisa dilakukan secara statis maupun dinamis. Peregangan secara statis lebih berfokus menahan otot hingga berkontraksi mendekati batasan jangkauannya selama 10 – 20 detik.

Sementara peregangan dinamis dilakukan dengan gerakan berulang. Peregangan statis akan lebih efektif dalam relaksasi otot, sedangkan peregangan dinamis membantu fleksibilitas otot dalam melakukan gerakan.
 

Dunia Informasi Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates